Pages

Sabtu, 05 November 2011

Trik Menabung Jitu


Trik Menabung Jitu

Aktivitas menabung dengan cara yang tepat dan benar tidaklah sesulit dan serumit seperti yang Anda bayangkan. Hal yang paling penting Anda lakukan kini adalah mengetahui bagaimana caranya dan membuat aktivitas menabung menjadi sebuah kebiasaan. Berusahalah agar menabung menjadi prioritas utama bagi Anda. Sematkan keyakinan dalam diri Anda bahwa menabung tidak hanya sebagai kebutuhan saja, tetapi juga keharusan yang mau tidak mau tetao Anda lakukan. Mulai dari sekarang untuk menabung.

Berikut ini cara mudah agar membuat Anda mejadi seseorang yang mulai terbiasa untuk menabung.
·         
Bersegeralah menabung setelah menerima penghasilan.
Cara ini ampuh untuk menghindari diri agar Anda tidak menunda-nunda dalam menabung. Hal ini juga dilakukan agar Anda tidak kehabisan sisa penghasilan untuk di tabung. Jadi begitu gajian, menerima komisi, honor atau apapun bentuk dari penghasilan, segeralah untuk menyimpan dalam tabungan.

·         Pisahkan antara rekening belanja dengan rekening tabungan.
Agar efektif dan Anda dapat memonitor perkembangannya, pisahkan rekening belanja dengan rekening tabungan. Rekening tabungan dapat dibuat pada bank yang sama sehingga tidak perlu membayar biaya transfer untuk menabung. Ada baiknya, Anda untuk tidak membuat kartu ATM untuk rekening tabungan Anda. Dengan demikian, uang yang masuk sebagai tabungan tidak akan mudah diambil sehingga menghindari Anda untuk tergoda dan menghabiskan kembali uang yang sudah susah payah ditabung. Rekening yang digabung akan membingungkan Anda, berapa jumlah yang sudah ditabung dan berapa yang boleh dibelanjakan.

·         Tentukan jumlah uang yang ingin ditabung.
Berdasarkan penghasilan Anda saat ini, tentukan nilai tabungan yang wajar yang dapat Anda lakukan sebagai panduan angka 10% adalah minimum yang berarti Anda menyisihkan sejumlah tersebut untuk di tabung.

·         Menabung = pengeluaran
Setelah Anda selesai menentukan besarnya pengeluaran yang akan di tabung, maka anggaplah jumlah uang yang akan Anda tabung itu sebagai pengeluaran wajib setiap bulan. Sebab secara mental, ketika Anda menganggapnya sebagai pengeluaran, maka Anda dapat melakukannya tertib setiap bulan.

·         Atur anggaran belanja dan tabung setiap kelebihan
Jika Anda sudah bisa menerapkan penyusunan anggaran belanja bulanan. Maka pada akhir bulan cobalah periksa kembali anggaran belanja Anda, Jika ada kelebihan dana maka tabunglah dana tersebut.

·         Naikkan tahap persentase uang yang akan Anda tabung secara bertahap
Anda bisa menaikkan nilai persentase penghasilan yang ditabung misalnya dari 10%, 20%, 30% dan seterusnya. Cara ini memperbesar jumlah yang ditabung. Tetapi, tentu saja Anda harus melihat besarnya pendapatan yang Anda terima setiap bulannya.

·         Jangan pernah mengandalkan “sisa”
Kesalahan banyak orang menabung adalah mengandalkan dana yang tersisa untuk ditabung. Percayalah cara ini tidak efektif karena hasrat untuk menghabiskan uang sangat besar.

·         Merencanakan keuangan
Merencanakan atau membuat daftar pengeluaran Anda akan membantu melihat berapa banyak pengeluaran setiap bulannya.

·         Jangan lupakan diri sendiri
Berhemat bukan berarti Anda harus menjadi pelit. Anda boleh mempunyai kesempatan bersenang, misalnya membeli baju, atau sekadar jalan-jalan. Jangan biarkan Anda terkekang dengna pola pikir “kelangkaan”. Ingat kembali hukum keberlimpahan, The Law of Abundance, ketahuilah bahwa dunia ini sangat berlimpah, dan keberlimpahan ini karena Allah SWT, bahkan juga termasuk masalah uang. Jika Anda terus berpikir langka, maka yang akan terus terjadi adalah kenyataan dari keterlangkaan itu.

·         Ubah kebiasaan lama
Luangkanlah waktu untuk mencari tahu tentang apa yang sebenarnya yang dapat memicu pengeluaran Anda. KetikaAnda sudah mengetahui apa penyebabnya, maka kini saatnya Anda belajar mengendalikannya.

·         Waktu yang tepat untuk berbelanja
Penelitian membuktikan, seseorang berbelanja ketika ia sedang mengalami masalah dalam dirinya seperti ia sedang bosan, depresi, sedih, ia akan mengeluarkan lebih banyak uang dari yang diperkirakan. Sebab berbelanja berada di bawah pengaruh perasaan. Maka, jika Anda sedang kondisi hati yang tidak memungkinkan, lebih baik Anda menenangkan diri hingga tenang.

·         Jangan abaikan produk berkualitas
Kepercayaan yang salah dalam menabung adalah Anda harus membeli barang yang murah dengan kualitas rendah. Perlu Anda pahami, sesungguhnya membeli barang murah, tetapi memiliki kualitas yang rendah, akan menguras kantong Anda. David J. Schwart, seorang pengarang buku best seller, The Magic of Thinking Big, menyatakan ”Bayar dua kali lebih banyak dan belilah setengahnya.” Maksudnya misal Anda ingin membeli sepasang sepatu dengan harga Rp150.000, karena Anda ingin berhemat, tetapi kini sebaiknya diganti memilih sepatu dengan harga Rp300.000 dengan kualitas yang lebih baik.


Sumber literatur: Langkah Jitu Mengelola Gaji, Sabrina Larasati

0 komentar:

Posting Komentar